Kamis, 05 Oktober 2017

Batik 60 Meter Diarak Ratusan Orang di Purwokerto

Kain batik sepanjang 60 meter menyita perhatian warga dalam Peringatan Hari Batik Nasional di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Senin, 2 Oktober 2017.

Kain batik pewarnaan dasar hitam pekat dengan corak bunga keemasan itu diarak ratusan warga di Alun-alun Purwokerto. Batik khas Banyumasan itu dibuat khusus oleh Bupati Banyumas, Achmad Husein; Wakil Bupati, Deskranada; Dinas Perindustrian dan Perdagangan hingga siswa SMA 1 Sokaraja. Dibuat selama setahun sejak peringatan Hari Batik Nasional pada Oktober tahun 2016.

Selain kain batik terpanjang, peringatan Hari Batik Nasional juga diisi pawai seluruh produk khas Banyumas oleh sejumlah instansi pemerintah, swasta hingga pelajar. Ratusan warga lalu berjalan berarak-arakan yang dilepas langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Produk batik Banyumasan, kata Gubernur, punya kekhasan yang dikenal secara nasional. Selain desain bagus dan beragam, batik juga dibuat semua level masyarakat, kalangan atas maupun bawah hingga pelajar SMA.

"Motif banyumasan dikenal menjunjung tinggi nilai kebangsaan. Punya ciri pedalaman dan bukan pesisir. Khas pedalaman adalah corak lebih gelap dengan gambar tegas dan lugas yang punya filosofi apa adanya khas warga Banyumas," kata Ganjar.

Ia berharap ide inovasi hingga kreasi batik Banyumas bisa terus dikenal hingga luar negeri. Karenanya upaya promosi harus digencarkan dengan memanfaatkan teknologi informasi.

"Maka ceritakan batik Banyumas dengan kekhasannya. Kasih alamat dan silakan beli di sini. Saya yakin ini jadi momentum industri batik tumbuh di kancah dunia," kata Gubernur. http://www.viva.co.id

Kegiatan BKM Mandiri Kelurahan Grendeng Program KOTAKU ( Kota Tanpa Kumuh )

Kegiatan BKM Mandiri Kelurahan Grendeng 
Pengadaan Sepeda motor roda tiga sebanyak 6 unit untuk wilayah terdampak kumuh dan kegiatan perbaikan/pelebaran jembatan penghubung wilayah RW 06 dan RW.05 serta perbaikan irigasi dan pengadaan bak sampah











Rabu, 04 Oktober 2017

Musyawarah dan kordinasi antar lembaga di Kelurahan Grendeng

Dalam rangka pendekatan dan sosilaisasi kepemimpinan baru di Kelurahan Grendeng Kecamatan Purwokerto utara, Lurah Grendeng yang biasa di sapa pak Wi" ( Wiharyanto. SH ) mengadakan pertemuan bersama lembaga di wilayah jajarannya pada hari rabu tanggal 04 Oktober 2017 di aula kelurahan ( lantai 2 balai kelurahan grendeng ) dalam acara tersebut di hadiri dari kelembagaan LPMK, BKM, Rt dan RW, Pengelola Lapangan, serta para penunggu makam/penjaga makam grendeng utara dan timur. Ada banyak hal yang di bahas di sana, adapun hal yang di sampaikan di sana sebagai berikut:
1. Sosialisasi tentang rastra
 pendataan dan pemutakhiran proses penerimaan beras dari pemerintah yang di berikan kepada para warga miskin / warga yang kurang mampu di wilayah Grendeng, masukan dari para rt adalah agar proses pemilihan peserta atau daftar penerima agar di refisi kembali, karena masih ada warga kurang mampu yang tidak mendapat kan jatah tersebut, dan ada warga yang mampu namun ada dalam daftar, dan ada pula yang sudah meninggal namun masih masuk dalam daftar penerima

2. Pembenahan kelembagaan
  • RT dan RW
Dalam rangka untuk memudahkan kordinasi dan kebijakan, akan di adakan pendataan ulang daftar pengurus RT dan pengurus RW, guna mempermudah informasi dari pihak kelurahan dan untuk memantau masa jabatan kepengurusan yang ada sebagai wujud penghargaan dari pihak kelurahan adalah akan di terbitkan Surat Keputusan / SK lurah bedasarkan hasil pemilihan RT dna RW di wilayah Kel Grendeng
  • BKM
Dalam keorganisasian BKM masa jabatan kepengurusannya adalah 3 tahun dan pada tahun ini adalah masa jabatan anggota BKM telah habis, menindaklanjuti hal tersebut maka akan di adakan kegiatan proses pemilihan anggota BKM yang baru  agar tidak ada kekosongan kepengurusan yang sudah habis masa jabatannya

  • LPMK
Dikarenakan kurangnya pendampingan dan kordinasi dari pihak kelurahan dengan pihak Kecamatan Purwokerto utara, dalam pembenahan kelembagaan LPMK sehingga ada informasi yang terhambat yang mengakibatkan SK LPMK belum di terbitkan sampai sekarang ini. dengan adanya musyawarah ini maka pihak kelurahan khususnya Pak Lurah yang baru akan mencoba koordinasi kembali ke pihak kecamatan purwokerto utara untuk menindaklanjuti permohonan yang sudah di kirimkan namun belum ada balasan dari pihak kecamatan


  • Karangtaruna Gema Purwantara 2
Keterlibatan Karang Taruna dalam kegiatan bermasyarakat adalah sangat dominan, namun karena kurangnya pendampingan dari pihak kelurahan maka kegiatan karangtaruna kurang berkembang, malahan terlihat seperti vakum tanpa kegiatan, selain hal tersebut juga kordinasi antara ketua karang taruna beserta pengurus kurang pro aktif. untuk agenda berikutnya akan di adakan diskusi bersama antara pihak kelurahan, LPMK dan juga kepengurusan karang taruna 

  •  Pengelola lapangan
Info yang di bahas mengenai lapangan adalah karena fungsi lapangan dan manfaat kurang dapat di nikamti dengan nyaman oleh pengguna lapangan karena lapangan kumuh dan kotor tiap ada kegiatan, Kegiatan pengelola lapangan adalah menjaga dan mengatur jadwal penggunaan lapangan dan juga memelihara serta merawat lapangan dengan dana hasil dari kegiatan di lapangan, namun kegiatan kepengurusan yang ada kurang solid sehingga menyembabkan pengguna lapangan kurang nyaman

 3. Kamtibmas

wilayah Grendeng adalah wilayah yang hampir 50% penduduk yang tingal adalah mahasiswa, dengan banyaknya pendatang yang tinggal dan kos/kontrak di wilayah ini, maka mengakibatkan tingkat kerawanan dan kriminalitas meningkat,menanggulangi hal tersebut, pihak kelurahan dan lembaga akan membuat tata tertib penghuni kost dan kontrakan berbentuk baner yang akan di pasang pada tempat - tempat strategis agar para pendatang dan penghuni kost / kontrakan mengikuti kearifan lokal dan tidak mengganggu serta menyebabkan keresahan di lingkungan 



Minggu, 01 Oktober 2017

Depan Kantor Kelurahan Grendeng Banjir....


 

Akibat tersumbatnya saluran air yang berada di lapangan Kelurahan Grendeng, Kecamatan Purwokerto utara, jalan yang berada di sekitar lapangan Grendeng tergenang air, air tersebut sampai masuk ke gang - gang yang ada di sekitar kelurahan dan depan kantor kelurahan grendeng








Gerakan Nonton Bareng Sejarah G30.S / PKI di Wilayah Grendeng

Gerakan Nonton Bareng Sejarah G30.S / PKI 
di Masjid Fatimatuzzahra




 

 Gerakan Nonton Bareng Sejarah G30.S /  PKI di RW. 02