Selasa, 27 Maret 2018

Nikmat Indahnya Kebersamaan di Masjid As sakinah Kelurahan Grendeng




Pertemuan Perdana Anggota BKM Mandiri Kel Grendeng





Pemilu BKM Mandiri Kelurahan Grendeng

Alhamdulillah agenda rembug warga dan pemilu bkm tahun 2018 sudah terlaksana dengan baik,
hasil pemilu bkm mandiri periode keanggotaan 2018 - 2020 ( 3 tahun masa jabatan ) :
- saheri ( rw 1 )
- budi setiawan ( rw 2)
- riyadi ( rw 3 )
- wartoyo ( rw 4 )
- sugeng heriyanto ( rw 5 )
- arief adhy kurniawan ( rw 6 )
- susilo ( rw 7 )
- wagiman ( rw 8 )
- 1 anggota tambahan dari unsur perempuan / pkk
mohon maaf apabila masih ada kekurangan dan kesalahan dalam pelaksanaan
terimakasih kepada semua pihak yang sudah mensukseskan acara tersebut
semoga BKM Mandiri menuju lebih baik ke depannya....






Empat Kecamatan di Purwokerto Disiapkan Jadi Pusat Kegiatan Wilayah

Pemerintah Kabupaten Banyumas kini dihadapkan pada 11 isu strategis di wilayahnya. Mulai dari tata kelola pemerintahan, kemiskinan, penganguran, keterjangkauan jaminan kesehatan masyarakat, perlindungan sosial, keterjangkauan dan mutu pendidikan serta penutasan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun. Tak cuma itu, ketersediaan infrastruktur daerah juga belum mampu mendukung pemerataan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, disparitas pendapatan masyarakat, iklim investasi dan iklim usaha belum mampu mendorong penurunan angka kemiskinan dan angka pengangguran.


Karena itu, Plt Bupati Banyumas, dr Budhi Setiawan saat Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten, di Pendopo Sipanji menegaskan untuk terus merencanakan berbagai terobosan. “Banyumas merencanakan pusat unggulan daearah meliputi Pusat Kegiatan Wilayah (PKW) di Kecamatan Purwokerto Timur, Selatan, Barat dan Utara,” kata dr Budhi. Dikatakan dia, dengan PKW, maka wilayah kawasan perkotaan akan berfungsi untuk melayani kegiatan skala provinsi atau beberapa kabupaten/kota. Disamping itu, Pemkab juga terus menggaungkan Pusat Kegiatan Lokal (PKL) dimana itu adalah kawasan yang berfungsi untuk melayani kegiatan skala kabupaten/kota atau beberapa kecamatan. “Pusat kegiatan lokal (PKL) ada di beberapa kecamatan, untuk Industri dan jasa di Kecamatan Ajibarang, Kecamatan Wangon dan Sokaraja untuk UMKM, dan Kecamatan Banyumas untuk pariwisata, ” sebutnya. Selain itu, Pemkab Juga menyusun PKL lain diantaranya sebagai pusat pelayanan di kawasan Kecamatan Baturraden. Kedungbanteng Sumbang, Lumbir, Purwojati, Jatilawang, Somagede dan Kalibagor untuk pariwisata. Selanjutnya Kecamatan Karanglewas, Cilongok, Pekuncen dan Gumelar untuk peternakan . Rawalo, Kebasen dan Patikraja untuk batik, Kecamatan Kemranjen, Sumpiuh dan Tambak sebagai kuliner dan agro. Disamping itu, dr Budhi menambahkan, di Musrenbang tahun ini terdapat 9.912 usulan kegiatan untuk 204 program. Sementara kapasitas keuangan daerah tahun 2019 diperkirakan Rp 3.500.652.000.000 (Rp 3,5 triliun). “Dan yang bisa untuk biaya langsung sekitar Rp 1.400.259.000.000 (Rp 1,4 Triliun), ” kata dia. Dilain pihak, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Banyumas Ir Eko Prijanto, MT mengatakan, Musrenbang tahun 2018 merupakan musrenbang untuk perencanaan tahun 2019 dan merupakan tahun pertama Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyumas tahun 2018-2023. “Dalam musyawarah kerja ini dibahas soal target, sasaran, dan indikator kinerja yang harus dicapai, serta sinergi dengan perencanaan Pembangunan dalam dokumen RPJMD Kabupaten Banyumas,” kata dia. Sumber: http://radarbanyumas.co.id

Kamis, 22 Maret 2018

Tepergok Saat Mencuri Burung Love Bird, Dua Pemuda Purwokerto Dihakimi Massa

Dua orang pemuda yang tepergok mencuri burung di Kelurahan Grendeng, Kecamatan Purwokerto Utara, mendapat bogem mentah warga. Beruntung polisi datang ke lokasi kejadian tepat waktu dan langsung mengamankan kedua pemuda ke Mapolsek Purwokerto Utara

Menurut keterangan Kapolres Banyumas, AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK melalui Kapolsek Purwokerto Utara, Kompol Aloysius Umbu Tellu kepada SatelitPost, Kamis (22/3), kasus pencurian burung dengan korban Tommy Setyawan (46), warga Kelurahan Grendeng RT 2 RW 6 terjadi pada hari Minggu (18/3) lalu.

Kedua tersangka, Dwi Nur Cahyo (24) dan Erwin Supriyadi (24), keduanya warga Kelurahan Bancarkembar, Kecamatan Purwokerto Utara, sekitar pukul 14.00 WIB, berangkat dari rumah mencari mangsa di Grendeng. Mereka mengendarai sepeda motor Yamaha Vega dan berhenti di warung sekaligus rumah korban.

Tersangka melihat ada burung di dalam sangkar milik korban yang tergantung di depan warung. Mereka pun langsung turun dari sepeda motornya. Tersangka Dwi berperan sebagai pengambil burung, sedangkan Erwin menunggu di atas sepeda motor. Namun, aksi keduanya kepergok warga. Warga yang melihat keduanya tengah melakukan aksi pencurian langsung berteriak maling. Warga pun langsung berkumpul dan menangkap keduanya. Warga yang emosi kemudian melapiaskan kemarahannya dengan melayangkan bogem mentah kepada kedua pelaku. Beruntung polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung mengamankan keduanya dan dibawa ke Mapolsek Purwokerto Utara beserta barang bukti.

“Dari kejadian tersebut kami mengamankan barang bukti satu ekor burung love bird dan sangkarnya,” kata Kapolsek.

Hingga saat ini polisi masih menyelidiki kasus lain yang kemungkinan pernah dilakukan kedua tersangka. Kedua tersangka dijerat pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.
https://satelitpost.com