Narsiah, janda berumur 70 tahun dari RT 1 RW1
Kelurahan Grendeng, Purwokerto Utara terlihat kaget saat nomor undian dalam kupon jalan sehatnya disebut oleh panitia Jalan Sehat Pemuda Pancasila, Minggu (22/11) lalu.
Sampai ia didekati seorang panitia yang menjelaskan bahwa dirinya memenagi grand prize, satu unit Yamaha Mio M3, dia masih tak percaya. Panitia pun harus memberinya penjelasan, yakni bahwa Narsiah memenangkan hadiah utama jalan sehat tersebut.
Setelah sadar dan mengerti apa yang terjadi, air matanya pun terurai, tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya.
Sambil sesekali mengusap air mata di pipinya, ia berjalan ke arah panggung yang berada di tengah lapangan Grendeng. Sorak sorai penonton dan peserta jalan sehat mengiringi langkah perempuan tua tersebut.
“Sampai di panggung, Bu Narsiah itu masih nangis. Wong pas kita kasih hadiah aja mukanya malah bingung,” kata Bambang Setiabudhi, ketua panitia gerak jalan tersebut seraya mengatakan, apa yang terjadi kemarin adalah contoh nyata bahwa tuhan bekerja dengan cara yang luar biasa.
Ia menceritakan, Narsiah merupakan orang yang sangat beruntung. Hanya dengan membeli satu tiket undian dengan uang recehan, ia bisa membawa pulang motor yang harganya belasan juta. “Dia orang nggak punya, beli tiket saja pake duit receh lima ratusan. Tapi, yang namanya rejeki emang nggak bakal lari,” kata dia.
Menurutnya, kemenangan Narsiah dalam agenda Jalan Sehat PP tersebut merupakan hal yang membuat panitia merasa sangat puas. Paling tidak, hadiah utama gelaran tersebut jatuh di tangan orang yang menurut mereka sangat layak menerimanya.
“Saya pribadi bangga lihat bu Narsiah yang menang. Sepertinya, hadiah yang kami siapkan itu tepat sasaran,” ujar dia.
Saat membawa pulang hadiah kemarin, Narsiah juga tak diharuskan membayar pajak hadiah di waktu yang sama. Seorang tetangganya mau memberikan jaminan.
“Kabarnya, nanti itu motor buat usaha sama anaknya bu Narsiah. Nanti dia yang mbayar pajak hadiahnya,” kata dia.
Pria yang akrab disapa Dodi Grendeng ini mengatakan, secara pribadi dan mewakili organisasi, dirinya puas dengan lancarnya agenda tersebut.
“Saya puas, acaranya sukses, 3000 peserta juga tidak ada yang komplain,” ujar dia.(Topan Pramukti)
satelitnews.coKelurahan Grendeng, Purwokerto Utara terlihat kaget saat nomor undian dalam kupon jalan sehatnya disebut oleh panitia Jalan Sehat Pemuda Pancasila, Minggu (22/11) lalu.
Sampai ia didekati seorang panitia yang menjelaskan bahwa dirinya memenagi grand prize, satu unit Yamaha Mio M3, dia masih tak percaya. Panitia pun harus memberinya penjelasan, yakni bahwa Narsiah memenangkan hadiah utama jalan sehat tersebut.
Setelah sadar dan mengerti apa yang terjadi, air matanya pun terurai, tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya.
Sambil sesekali mengusap air mata di pipinya, ia berjalan ke arah panggung yang berada di tengah lapangan Grendeng. Sorak sorai penonton dan peserta jalan sehat mengiringi langkah perempuan tua tersebut.
“Sampai di panggung, Bu Narsiah itu masih nangis. Wong pas kita kasih hadiah aja mukanya malah bingung,” kata Bambang Setiabudhi, ketua panitia gerak jalan tersebut seraya mengatakan, apa yang terjadi kemarin adalah contoh nyata bahwa tuhan bekerja dengan cara yang luar biasa.
Ia menceritakan, Narsiah merupakan orang yang sangat beruntung. Hanya dengan membeli satu tiket undian dengan uang recehan, ia bisa membawa pulang motor yang harganya belasan juta. “Dia orang nggak punya, beli tiket saja pake duit receh lima ratusan. Tapi, yang namanya rejeki emang nggak bakal lari,” kata dia.
Menurutnya, kemenangan Narsiah dalam agenda Jalan Sehat PP tersebut merupakan hal yang membuat panitia merasa sangat puas. Paling tidak, hadiah utama gelaran tersebut jatuh di tangan orang yang menurut mereka sangat layak menerimanya.
“Saya pribadi bangga lihat bu Narsiah yang menang. Sepertinya, hadiah yang kami siapkan itu tepat sasaran,” ujar dia.
Saat membawa pulang hadiah kemarin, Narsiah juga tak diharuskan membayar pajak hadiah di waktu yang sama. Seorang tetangganya mau memberikan jaminan.
“Kabarnya, nanti itu motor buat usaha sama anaknya bu Narsiah. Nanti dia yang mbayar pajak hadiahnya,” kata dia.
Pria yang akrab disapa Dodi Grendeng ini mengatakan, secara pribadi dan mewakili organisasi, dirinya puas dengan lancarnya agenda tersebut.
“Saya puas, acaranya sukses, 3000 peserta juga tidak ada yang komplain,” ujar dia.(Topan Pramukti)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar