Minggu, 06 Maret 2016

Prostitusi Gang Sadar Banyumas Akan Ditertibkan

Prostitusi Gang Sadar Banyumas Akan Ditertibkan
Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bertekad memberantas praktik prostitusi. Itu, sesuai dengan target pemerintah pada 2019, seluruh wilayah di Indonesia bebas dari prostitusi.

Bupati Banyumas Achmad Husein berjanji, daerahnya bakal bebas prostitusi di tahun 2019. "Tadi malam sudah kita bicarakan di level Forkompinda terkait langkah dan program ke depan akan seperti apa," kata Husein kepada Radarmas (Jawa Pos Group), Jumat (4/3).

Husein mengatakan, siap menutup tempat-tempat prostitusi yang ada di Kabupaten Banyumas. Salah satunya Gang Sadar (GS), yang selama ini dikenal sebagai tempat prostitusi.

"Rencana penutupan sudah saya lontarkan dua tahun lalu kepada Forkompida, dan mereka setuju," terangnya.

MEski demikian, kata dia, penutupan GS dinilai kurang efektif. Sebab, GS bukan tempat lokalisasi atau prostitusi. Melainkan hanya tempat kos-kosan bagi para penduduk yang ada di sekitar.

"Pertimbangannya, GS bukan tempat prostitusi atau lokalisasi, tapi kos-kosan," kata dia.

Kalau tempat prostitusi, mainnya disitu tawar menawar disitu juga. Lalu, jika pemerintah menutup seperti di Kalijodo atau Doli, bisa saja. Tapi kan itu bukan tanah pemerintah, kalau Doli dan Kalijodo tanah pemerintah," tambahnya.

Husein menambahkan, langkah untuk menutup GS sudah dipelajari dan hasilnya tidak efektif. Sebab nanti penghuninya akan berpindah tempat dan melakukan transaksi di tempat lain.

"Sudah dipelajari sebelumnya. Kalau tempat ditutup bisa saja, tapi nanti mereka akan melakukan di tempat lain karena prostitusinya tidak disitu tapi di losmen-losmen. Malah lebih tidak bisa dipantau, pertimbangannya seperti itu," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar