Rabu, 07 Juni 2017

Banyumas Siapkan Jalur Alternatif untuk Kelancaran Arus Mudik di Jalur Selatan

Pemerintah Kabupaten Banyumas menyiapkan jalur alternatif untuk kelancaran arus mudik dan balik lebaran 2017 mendatang.

Jalur alternatif itu tersebar di 24 ruas jalan kabupaten, mulai perbatasan Brebes di sebelah barat kabupaten sampai perbatasan Cilacap di sebelah selatan Banyumas.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Banyumas, Achmad Setiawan mengatakan, pihaknya saat ini tengah mempercepat pemeliharaan jalan di ruas tersebut agar siap dilalui arus mudik sebelum lebaran.

"Pekerjaan pemeliharaan sudah 85 persen. Target H-10 lebaran seluruh pekerjaan rampung, sehingga jalur alternatif siap digunakan," katanya, Rabu (7/6).

Pemeliharaan dilakukan dengan menambal badan jalan yang berlubang menggunakan aspal bakar serta aspal emulsi. Khusus pemeliharaan pada jalan yang rusak parah, antara lain ruas jalan Sokaraja-Kalianja, pihaknya menggunakan teknik Lapis Pondasi Atas (LPA).

Pemeliharaan jalan juga dilakukan dengan pembersihan saluran air sisi jalan untuk mengurangi risiko air meluap ke badan jalan.

"Dalam pekerjaan ini tantangannya adalah cuaca yang masih sering terjadi hujan. Aspal itu musuhnya air. Ada beberapa ruas jalan yang sebelumnya sudah dihaluskan sekarang rusak lagi," katanya

Menurud Achmad, penyiapan jalur alternatif tersebut guna mendukung jalur utama mudik di wilayah Jateng selatan.

Jika jalur utama tersendat, arus kendaraan dapat dialihkan melalui jalur alternatif untuk mengurai kemacetan pada jalur inti.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas agar memasang rambu-rambu petunjuk jalan yang mengarah ke jalur alternatif.

Dengan demikian, para pemudik tidak akan kebingungan saat mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan pada jalur utama

TRIBUNJATENG.COM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar